Menjelang hadirnya bulan suci Ramadhan 1447 H, hati terasa bergetar. Ada rindu yang tak pernah benar-benar hilang. Rindu pada azan Magrib yang ditunggu dengan sabar. Rindu pada lantunan ayat suci yang menenangkan jiwa. Rindu pada suasana malam yang penuh doa dan harapan.
Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Ia adalah cermin bagi diri. Sudahkah kita menjaga lisan dari kata yang melukai? Sudahkah kita menahan amarah yang sering tak terkendali? Sudahkah kita memaafkan sebelum meminta maaf? Di ambang bulan penuh berkah ini, kita diajak menunduk sejenak, menata niat, membersihkan hati, dan memperbaiki langkah.
Mungkin selama setahun ini kita pernah lalai. Pernah menyakiti tanpa sadar. Pernah menunda kebaikan. Namun Ramadhan selalu datang membawa harapan baru. Ia membuka pintu ampunan selebar-lebarnya. Ia mengajarkan sabar, syukur, dan kepedulian. Ia mendekatkan yang jauh, dan melembutkan yang keras.
Mari kita sambut Ramadhan 1447 H dengan hati yang lapang. Dengan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan semangat memperbanyak ibadah, berbagi, dan menebar kebaikan.
Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 H. Semoga setiap detik yang kita jalani bernilai pahala. Semoga setiap doa yang terucap diijabah oleh Allah SWT. Dan semoga kita semua dipertemukan kembali dengan kemenangan di hari yang fitri. Aamiin.
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar